Semangat Memberi dan Berbagi

Suatu hari, aku mengantar anakku sekolah di TK. Sambil menunggu bel berbunyi, aku dan anakku duduk di sebuah warung yang terletak di depan sekolahnya. Tak berapa lama, datanglah seorang pengemis yang terlihat tidak terlalu tua dan badannya terlihat sehat. Anakku Ibrahim serta merta berkata, “Ummi, dede aza yang kasih!” kuberikan kepadanya sekeping uang untuk diberikan kepada pengemis tersebut. Setelah pengemis tersebut pergi, keluarlah ungkapan-ugkapan dari beberapa ibu-ibu yang intinya tidak setuju dengan tindakan si pengemis.

Ibu A berkata,”Orang masih sehat minta-minta, yang kaya gitu mah ga usah dikasih Um, tuman.”

Ibu B berkata,”Di sini ngemis, di kampung rumahnya lebih bagus dari kita.”

Ibu C berkata,”Paling sebel, pagi-pagi udah ada yang ngemis.”

Continue reading

Advertisements