Memasarkan Sekolah dengan Efektif & Efisien

Untuk hal yang satu ini dapat kita fokuskan kepada “ Orang yang memasarkan” dan “Produk yang ditawarkan”.  Kadangkala orang melihat produk yang ditawarkan kualitasnya biasa-biasa saja, namun karena orang yang memasarkan tersebut dapat menarik simpatik, maka tak jarang orang yang memilih produk biasa dengan kualitas yang biasa tersebut.  Orang yang baik, ramah, murah senyum serta komunikatif mempunyai daya tarik tersendiri dan akan melekat pada setiap orang yang ditemuinya.

Ada beberapa tip untuk memasarkan sekolah :

  1. Guru tidak hanya sebagai Pendidik, tetapi juga secara tidak langsung guru sebagai seorang marketing. Guru secara langsung berhadapan dengan murid dan orang tua, sehingga sikap dan prilaku seorang guru dapat langsung melekat di hati murid dan orang tua.  Sikap yang baik, murah senyum, ramah komunikatif yang secara langsung dangan sendirinya akan menyebar dari mulut ke mulut dan menjadikan media marketing yang paling efektif dan efisien, orang tidak akan melihat lagi hal – hal yang lain karena image nya adalah” Guru di Sekolah A baik – baik, ramah, murah senyum  dll “, namun sebaliknya jika sekolah tersebut adalah sekolah unggulan tetapi gurunya sikapnya tidak baik, ketus, dan tidak komunikatif tentunya orang akan berpikir dua kali untuk menyekolahkan anaknya di tempat tersebut.
  2. Buatlah kegiatan yang bersifat open house, dengan mengundang masyarakat sekitar untuk melihat. Contohnya pentas seni, yang menampilkan beberapa tarian, band atau marawis yang dimainkan oleh murid SD tersebut sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung kegiatan-kegiatan  yang disosialisasikan oleh sekolah.  Ada baiknya mengundang beberapa sekolah TK dengan mempersilahkannya untuk tampil dalam acara tersebut.
  3. Buatlah sesuatu yang “Beda” dengan sekolah di sekitarnya misalnya “ di SD A ada Jam tambahan belajar untuk Kumon, Sempoa atau Jarimatika bagi muridnya“. Biasanya sesuatu yang beda itu menarik dan mengundang perhatian orang untuk mencari tahu lebih banyak.
  4. Tentunya Sekolah tersebut harus terus menerus dan berkelanjutan dalam upaya perbaikan sekolah,  baik mutu pendidik, sarana dan prasarana, visi dan misi yang berorientasi pada hasil (output).  Tidak hanya prosentase yang diterima di SMP Negeri saja, tetapi juga mempu untuk mencetak generasi yang berbudi pekerti yang luhur dan berkarakter kebangsaan.
  5. Jalinlah komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat, dengan ketua RT, RW dan beberapa pemuka masyarakat.

Oleh: Elfarah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: